Seorang Nenek Pedagang Kopi Dipukul Oleh Oknum Satpam Karena Dilarang Berjualan, Bibirnya Alami Luka Lebam

Nenek lasmi penjual kopi menjadi korban pemukulan oleh oknum satpam RS Abdul moeloek , kejadian itu terjadi dibandar Lampung pada hari Selasa .

Lasmi mengaku bibir nya di tonjok oleh oknum satpam tersebut yang lagi bertugas di RS tersebut, , akibat tindak kekerasan itu nenek Lasmi pun mengalami luka lebam di bagian bibir.

Diketahui dari Informasi setempat , kronologi penganiayaan itu terjadi saat nenek lasmi mengantarkan minum ke pasien RS setempat ,saat mau masuk area rumah sakit nenek Lasmi dihadang oleh oknum satpam itu untuk tidak berjualan diarea rumah sakit , mendengar itu nenek Lasmi kaget mengingat diri nya sudah lama berjualan sejak tahun 80 an.

Dihadapan wartawan nenek Lasmi mengakui diri nya ditegur oleh oknum satpam dengan bahasa yang tidak sopan itu dan memukul, bahkan nenek Lasmi dirinya ditarik oleh oknum satpam itu agar keluar dan tidak boleh berjualan di RS itu .

Tidak terima atas kekerasan oleh oknum satpam RS tersebut Nen,Lasmi melaporkan kejadian itu ke pihak polisi , dihadapan polisi nenek Lasmi menyebut diri dianiaya oleh oknum satpam RS yang mengakibatkan luka dibagian bibir .

Pihak RS menyebutkan Kejadian itu terjadi karena spontanitas , karena rumah sakit melarang pedagang kaki lima  berjualan di RS tersebut.

Petinggi rumah sakit menyebutkan tidak akan intervensi laporan nenek Lasmi , dan menghormati laporan nenek Lasmi atas penganiayaan oknum satpam ke pihak kepolisian. 

0 Response to "Seorang Nenek Pedagang Kopi Dipukul Oleh Oknum Satpam Karena Dilarang Berjualan, Bibirnya Alami Luka Lebam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel